Berinvestasi Mudah dan Menguntungkan di Reksadana Pasar Uang

Berinvestasi Mudah dan Menguntungkan di Reksadana Pasar Uang – Setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk menyimpan uangnya. Ada yang dilakukan dengan cara menabung dan ada juga yang memilih cara lain dalam bentuk investasi. Menabung bisa jadi merupakan cara menyimpan uang yang paling banyak diminati dan dianggap paling aman. Hal ini karena menabung dalam bentuk deposito memiliki jaminan dari pemerintah. Namun, tidak ada salahnya jika Anda mencoba menyimpan uang Anda dalam bentuk investasi. Salah satunya dengan berinvestasi di Reksadana pasar uang.

 

Cara Investasi Mudah dan Aman di Reksadana Pasar Uang

Anda pasti sudah tidak asing dengan pepatah ‘hemat pangkal kaya’ bukan? Hal ini memang terbukti benar. Dengan menabung, Anda bisa menghindari sifat konsumtif yang selalu ingin membelanjakan uang yang Anda miliki. Akan sangat bagus jika Anda mengajarkan menabung pada anak sejak dini. Dengan begitu anak bisa terhindar dari sikap boros dan lebih bisa mengontrol keuangannya. Namun, ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menyimpan uang Anda. Tidak hanya menyimpan, Anda bahkan bisa mendapatkan aset atau harta yang Anda inginkan. Ya dengan berinvestasi semua bisa Anda dapatkan.

 

Banyak alasan orang merasa ragu menginvestasikan uangnya. Salah satunya adalah ketakutan dengan resiko dari menjalankan investasi tersebut. Tak bisa dipungkiri menjalankan investasi dengan uang yang Anda miliki memang bisa menghasilkan banyak keuntungan. Namun, keraguan itulah yang akhirnya menghambat Anda untuk semakin berkembang. Karena itu, Anda bisa mencoba menginvestasikan dana yang Anda miliki di Reksadana pasar uang. Disini Anda tak perlu khawatir akan resiko investasi, apalagi bagi Anda pemula dalam dunia investasi.

 

Reksadana pasar uang sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai investasi. Hal ini karena Anda tidak perlu mengambil resiko investasi yang terlalu tinggi. Produk investasi yang ditawarkan oleh produk keuangan ini memiliki aset yang sebagian besar berupa deposito serta surat-surat hutang yang sudah jatuh tempo namun dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Resiko investasi yang Anda takutkan juga akan semakin kecil karena semua sistem dijalankan oleh para ahli di bidangnya. Ada manajer investasi yang tentu saja sudah profesional untuk membantu Anda. Bagi Anda yang ingin bergabung, berikut ini adalah cara investasi reksadana pasar uang untuk Anda.

 

  1. Menentukan Tujuan

Sebelum memulai menginvestasikan uang Anda di Reksadana pasar uang, Anda sebaiknya menentukan terlebih dahulu tujuan investasi tersebut. Memikirkan tujuan jangka panjang akan sangat membantu untuk menentukan besarnya investasi, jangka dan juga jenis investasi yang akan Anda lakukan. Setiap orang pasti memiliki latar belakang dan tujuan yang berbeda untuk menginvestasikan uang yang dimiliki. Maka dari itu, sebelum membeli Reksadana, pastikan tujuan Anda terlebih dahulu. Apakah untuk kebutuhan pendidikan buah hati Anda ataukah sebagai dana penunjang masa tua.

 

  1. Memastikan Ijin yang Dimiliki oleh Reksadana

Anda tentu tidak mau tertipu dengan investasi bodong. Karena itulah memastikan ijin sebuah lembaga keuangan tempat Anda akan berinvestasi sangat penting. Namun tak usah khawatir, karena Reksadana sudah dijamin legalitasnya karena terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai lembaga keuangan tertinggi di Indonesia. Selain memastikan ijin dari Reksadana, Anda juga harus memastikan ijin dari Manajer Investasi yang mengelolanya. Semua pengecekan yang Anda lakukan ini bertujuan sebagai upaya preventif agar Anda tidak tertipu oleh berbagai macam investasi bodong. Investasi yang legal tentu saja sudah terdaftar dan mendapat ijin dari OJK.

 

  1. Bacalah Prospektus Reksadana

Sangat penting untuk membaca prospektus Reksadana sebelum melakukan investasi. Prospektus ini bisa dibilang adalah buku manual untuk melakukan investasi di reksadana. Anda bisa mendapatkan semua informasi tentang Reksadana di dalam Prospektus ini. Termasuk juga di dalamnya adalah tentang perizinan, biaya investasi, kebijakan dalam berinvestasi dan juga tata cara penjualan dan pembelian Reksadana. Sebagai sebuah hal yang penting dan mutlak, Anda tidak boleh hanya membacanya namun juga memahami setiap poin yang ada di dalam Prospektus tersebut. Jangan sampai Anda menyesal saat melakukan investasi karena kurangnya informasi tentang jenis investasi Anda. Untuk itulah Anda perlu memahami prospektus ini dengan baik. Apalagi jika Reksadana yang Anda pilih sudah memiliki sistem informasi yang berbasis online. Hal ini tentu akan semakin memudahkan Anda dalam mengakses informasi dari Reksadana.

 

  1. Mengenali jenis-jenis Reksadana yang Bisa Dipilih

Setelah menentukan tujuan menginvestasikan uang Anda, kini Anda bisa mulai memilih jenis-jenis Reksadana yang sesuai. Ada banyak jenis Reksadana yang bisa Anda pilih. Jenis-jenis ini bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Dalam hal ini, Reksadana pasar uang adalah pilihan paling tepat yang bisa Anda pilih. Reksadana ini cenderung lebih aman dengan keuntungan yang sedikit lebih banyak dibandingkan dengan deposito.

 

  1. Menentukan jangka waktu investasi

Jangka waktu yang ditawarkan dalam investasi di Reksadana tentu saja berbeda-beda. Semua kembali lagi pada tujuan dan jenis Reksadana yang Anda pilih. Untuk Reksadana pasar uang, jangka waktunya adalah satu tahun. Dengan jangka waktu yang cukup singkat ini Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Selain itu, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar.

 

  1. Kunjungi Tempat penjualan Reksadana

Jika Anda sudah memilih jenis Reksadana yang sesuai, selanjutnya Anda harus mencari tahu tentang Reksadana tersebut. Anda bisa mengunjungi website Manajer Investasi untuk mendapatkan informasinya. Pastikan apakah Reksadana yang Anda pilih, dalam hal ini adalah pasar uang, bisa dibeli secara langsung dari Manajer Investasi tersebut atau tidak. Jika tidak bisa, maka Anda harus membelinya pada agen penjual. Jika sudah, Anda bisa langsung membuat rekening investasi Anda sendiri. Untuk tempat Reksadana yang ada di bank, Anda sebaiknya datang ke kantor cabang utama. Hal ini karena kemungkinan hanya beberapa kantor cabang yang dapat melayani investasi.

 

  1. Membeli Reksadana

Langkah selanjutnya, Anda sudah bisa membeli Reksadana pasar uang Anda. Apabila pembelian dilakukan di MI secara langsung, Anda harus mentransfer uang ke rekening Reksadana. Jumlah uangnya bisa terserah pada Anda. Bukti transfer yang Anda lakukan harus segera dikirimkan ke Customer service dari MI untuk segera diproses. Untuk pembelian berikutnya pun, langkah yang harus Anda lakukan juga sama. Yang paling penting, rekening penyetoran harus atas nama Reksadana.

 

Bagi Anda yang belum pernah melakukan investasi tentu merasa khawatir. Anda pasti khawatir apakah tempat Anda menginvestasikan uang Anda tepercaya atau tidak. Kekhawatiran lain yang muncul biasanya adalah apakah investasi yang Anda lakukan bisa menghasilkan keuntungan ataukah justru merugikan Anda. Kini semua kekhawatiran tersebut sudah tidak perlu lagi karena adanya Reksadana. Menginvestasikan uang Anda di Reksadana pasar uang sudah dijamin keamanannya dan tentu saja memberikan keuntungan untuk Anda. Namun alangkah baiknya jika sebelum melakukan investasi Anda memperhatikan cara investasi Reksadana pasar uang di atas. Langkah-langkah di atas bisa menghindarkan dan meminimalisir resiko saat berinvestasi.