Solusi dan Cara Melunasi Hutang Kartu Kredit dengan Refinancing

Cara melunasi hutang kartu kredit yang menumpuk

APIP.BIZ, Cara melunasi kartu kredit dengan KTA – Utang kartu kredit yang membengkak membuat Anda tak karuan? Tenang, ada bermacam cara melunasi utang kartu kredit selagi mau berusaha. Diantaranya ialah melaksanakan refinancing alias mengover utang ke kredit tanpa agunan atau pinjaman KTA berbunga rendah.

Cara melunasi kartu kredit dengan refinancing atau cara mengambil pinjaman KTA merupakan sebagai langkah-langkah terakhir yang dapat Anda tempuh. Sebelum mengambil keputusan untuk mengajukan KTA untuk menutup utang kartu kredit, Anda mesti berupaya menempuh cara-cara ini terlebih dulu:

  1. Jual asset yang bernilai yang Anda miliki, lalu dana hasil dari penjualan aset tersebut bisa Anda pakai untuk melunasi tagihan kartu kredit.
  2. Meminjam kepada sanak saudara maupun keluarga yang bersimpati semacam orangtua, kakak ataupun adik, saudara, teman, dan sebagainya.
  3. Meminjam pada seseorang, kantor Anda bekerja ataupun institusi dengan jaminan asset serta memiliki bunga lebih rendah sehingga uangnya bisa Anda pakai untuk melunasi tumpukan utang kartu kedit.

Nah, jika ketiga cara itu telah Anda jajal tempuh tetapi masalah tanggungan utang kartu kredit tak juga terselesaikan, kemudian pilihan lain yakni dengan menggunakan KTA. Pinjaman KTA yang menerapkan cara penghitungan bunga lebih sederhana serta cicilan yang tetap, bisa diharapkan menjadi jalan keluar atas hutang kartu kredit Anda.

Terus, hal-hal apa saja yang wajib Kita perhatikan saat menentukan cara melunasi utang kartu kredit dengan KTA. Berikut penjelasannya.

Berhenti Memakai Kartu Kredit

Dalam jangka waktu satu tahun ke depan Anda memfokuskan utnuk menyicil KTA, tutup dan berhentilah menggunakan kartu kredit. Setidaknya hingga cicilan KTA Anda lunas. Setelah masalah utang KTA selesai, Anda baru bisa menimbang untuk menggunakan kartu kredit kembali, yang pasti dengan lebih teliti lagi. Jadikan pengalaman terbelit tumpukan utang kartu kredit ini sebagai pelajaran tak terlupakan. Kartu kredit bisa membawa keuntungan sepanjang pemakaiannya bijaksana dan cerdik. Anda mesti paham betul-betul cara pemakaian kartu kredit, jika salah akan menjadi bomerang.

Status tagihan kartu kredit

Anda bisa melakukan pengajuan pinjaman KTA untuk membereskan tumpukan utang kartu kredit sepanjang status utang kartu kredit belum macet. Salah satu kredit ataupun pinjaman dipandang masuk dalam kategori kolektibilitas 5 alias macet ketika kedapatan utang pembayaran maupun bunga lebih dari 180 hari ataupun di atas 6 bulan.

Jika status kartu kredit Anda telah macet, akan susah untuk Anda melakukan pengajuan pinjaman lagi termasuk dalam bentuk KTA. Status Anda di Sistem Debitur Bank Indonesia ataupun yang sering dikenal BI Checking akan terkena blacklist.

Bank tak akan membantu Anda dengan memberikan pinjaman pada seseorang yang terkena blacklist di BI Checking mereka. Jadi, pastikan masalah hutang kartu kredit Anda belum terlalu parah dan status utang kartu kredit Anda belum termasuk kategori macet.

Pilih pinjaman KTA terbaik dengan bunga rendah

Gali informasi lebih mendalam, terkait produk KTA terbaik di berbagai bank. Lalu Anda bandingkan. Sekarang ini banyak sekali website finansial terbaik yang menyuguhkan perbandingan produk bank seperti KTA. Sebagian bank telah banyak yang menjajakan produk KTA dengan bunga di bawah 10% per tahun. Lumayan rendah, bukan?

Pastikan Anda mengetahui persis harga pinjaman KTA yang Anda pilih. Tidak cuma bunga saja yang Anda perhatikan, hitung juga berbagai macam biaya yang tertera di sana. Mulai dari biaya tahunan, biaya provisi, biaya administrasi dan lain sebagainya. Pilih produk pinjaman KTA yang terbaik serta paling ekonomis dan yang pasti harus sesuai kekuatan Anda membayar cicilan. Jangan sampai, tindakan mengambil KTA untuk menutup utang kartu kredit malah sebagai masalah baru di kehidupan Anda.

Hal prinsip yang tak kalah penting lagi yakni Anda harus ingat saat akan melunasi persoalan utang dengan utang baru atau refinancing ialah ambil cicilan yang sesuai kemampuan keuangan Anda. Biaya cicilan yang layak yaitu maksimal sebanyak 30% dari total penghasilan bulanan Anda.

Anda boleh juga menaikkan porsinya menjadi 35%-40% dari total penghasilan rutin bulanan dengan catatan, perlu ada adaptasi besar dari sisi pengeluaran pos-pos lain. Pelajari sumber keuangan dan keluar uang Anda, bicarakan baik-baik dengan pasangan Anda.