Cara Beli Rumah dengan KPR Syariah iB Muamalat

KPR Syariah – Anda ingin memilik rumah idaman sesegera mungkin? Salah satu cara mendapatkan rumah idaman yakni dengan cara kredit, atau biasa disebut KPR (kredit perumahan rakyat). Salah satu yang bida Anda pilih yakni KPR Syariah dari bank Muamalat.

KPR Muamalat IB merupakan salah satu produk perbankan unggulan untuk membantu nasabah melakukan pembiayaan atau kredit rumah tinggal, apartemen, rumah susun dan condotel. Tidak hanya membeli rumah, KPR syariah Muamalat ini juga dapat membantu Anda dalam merenovasi, membangun rumah dana pengalihan KPR dari bank lain dengan angsuran KPR tetap sampai dengan pembiayaan akhir yang sesuai perjanjian akad murabahah.

Baca juga: 4 Tips Mudah Memilih Investasi untuk Karyawan

KPR Muamalat iB memberikan dua pilihan akad dalam melangsungkan transaksi KPR Syariah, yakni akad murabahah (jual beli) atau musyarakah mutanaqishah (sewa kerjasama).

KPR iB Muamalat memberikan tempo waktu pelunasan yang cukup besar, yakni hingga 15 tahun, tidak hanya itu maanfaat KPR syariah ini juga memiliki margin 9,5% pada 2 tahun pertama, untuk selanjutnya mengikuti ketentuan yang masih berlaku.

Cara mengajukan KPR Syariah iB Muamalat

Bagi Anda yang berstatus perorangan, umur minimal 21 dan umur maksimal 55 tahun (karyawan) 60 tahun (wiraswasta) saat jatuh tempo. Anda juga harus terbebas dari BI checking. Untuk pembayaran angsuran dengan cara autodebet dari tabungan Muamalat.

Nah, di bawah ini syarat yang harus Anda lengkapi sebelum pengajuan KPR Syariah:

  • Formulir permohonan pembiayaan untuk individu
  • Fotokopi KTP, KK, Surat Nikah (bila sudah menikah)
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji & surat keterangan kerja ASLI (untuk pegawai/karyawan)
  • Fotokopi mutasi rekening buku tabungan atau statement giro 3 bulan terakhir
  • Laporan keuangan atau laporan usaha (untuk wiraswasta)
  • Fotokopi sertifikat, IMB dan PBB

Selain persyaratan Anda juga perlu menyiapkan biaya pengajuan KPR

1. Biaya Administrasi
2. Biaya Notaris
3. Biaya Asuransi (Asuransi Jiwa & Kebakaran)
4. Biaya Appraisal (Bila Diperlukan)