Harga Minyak Dunia

Harga minyak bumi terbaru, berikut ini adalah daftar harga minyak bumi di pasar global. Jenis minyak bumi yang ditampilkan adalah produk emisi, produk BBM serta minyak dan gas bumi. Dalam table di bawah ialah sudah terupdate otomatis setiap harinya.

Harga Minyak Dunia Hari Ini

[php snippet=2]

Asal usul Minyak Bumi

Sumber minyak bumi ialah dari fosil yang berasal dari pelapukan sisa-sisa makhluk hidup yang terpendalam dalam tanah. Proses terbentuknya minyak bumi yang begitu lama dan panjang yakni sekitar 300-350 juta tahun. Minyak bumi yakni bahan bakar yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sekian banyak sumber energi yang ada di dunia 58,8% diantaranya yaitu minyak bumi.

Perkembangan Harga Minyak Dunia

Harga minyak dunia diprediksi akan kembali mencapai du angka 50 dolar AS per barel pada 2017 nanti. Harga minyak dunia di tahun 2016 ini berkisar di antara 25-50 dolar AS per barel. Tidak cuma disebabkan kondisi ekonomi global yang tengah merosot, situasi tersebut juga dipengaruhi akibat adanya kelebihan pasokan minyak mentah capai 2 juta barel per hari. Suplai besar sekitar 98 juta barel per hari tetapi permintaannya hanya 96 juta per hari. Jadi ada over suplai dari 1,5-2 juta per hari.

Prediksi perkembangan harga minyak dunia tersebut juga bercermin pada kondisi pasar dunia yang diharapkan kembali membaik. Tidak sekedar itu jajaran para petinggi-petinggi di Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) juga diharapkan dapat mengeluarkan suatu kebijakan yang nantinya dapat menstabilkan produksi minyak dunia. Sehingga nanti setelah 2017 dapat bergerak ke 60 dolar per barel.

Meningkatnya stok minyak mentah yang dimiliki Amerika Serikat pada bulan Agustus 2016 berdampak pada penurunan harga minyak dunia. Stok minyak Amerika Serikat naik sebesar 1,1 juta barel dalam satu pekan pada tanggal 5 Agustus 2016. Peningkatkan tersebut membuat terkejut di pasar global seperti yang dilaporkan Badan Informasi Energi AS (EIA).

EIA melaporkan persedian minyak mentah AS melimpah di 523,6 juta barel, mengalami peningkatan 0,2 persen dari minggu sebelumnya. Untuk stok bbm jenis Bensin sendiri mengalami penurunan. Data harga minyak bumi, bbm dan minyak mentah di atas merupakan data dunia atau pasar global dalam bentuk USD (dollar amerika).

Irak Tidak Sepakati OPEC

Pemerintah Irak menolak tunduk dalam kesepakatan pemangkasan produksi minyak yang dibuat oleh organisasi negara-negara eksportir minyak, OPEC beberapa waktu yang lalu. Kondisi tersebut memicu harga minyak kembali jeblok, setelah beberapa pekan berada dalam tren peningkatan yang bagus.

Harga minyak Brent LCOc1 tercatat anjlok 0,4 % menjadi 51,59 dolar US per barel pada perdagangan pagi ini, Senin (24/10/2016). Sementara harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate juga merosot dengan persentase yang sama menjadi 50,63 dolar US per barel.

Reuters menginformasikan, penurunan harga minyak tersebut disebabkan oleh pernyataan manajemen badan usaha milik negara (BUMN) pemasaran minyak Irak yang tidak akan bersedia tunduk dalam kesepakatan pemangkasan produksi yang diiniasi oleh OPEC.

Falah al-Amri, Kepala BUMN pemasaran minyak Irak menjelaskan pihaknya bersi keras tidak akan mengurangi produksi dan penjualan minyak. Sekarang ini total produksi minyak Irak hingga 4,77 juta barel per hari (bph), dengan total ekspor sebesar 3,87 juta bph.

Seluruh negara anggota OPEC sebelumnya menyepakati terkait pemangkasan produksi menjadi 32,5 juta bph mencapai 33 juta bph, dari target sebelumnya sebesar 33,24 juta bph.

Angka pemangkasan produksi masing-masing negara akan dipastikan oleh satu tim khusus yang kemudian memberitahukan hasilnya dalam pertemuan OPEC berikutnya pada akhir November 2016 nanti.

Menurut analis komoditas ANZ bank, kesepakatan pemangkasan produksi oleh OPEC untuk meningkatkan harga minyak dunia akan sulit dijalankan jika Irak tidak mendukung keadaan itu. Alasannya, Irak yakni negara produsen minyak terbesar di dunia setelah Arab Saudi.

Tidak hanya itu, pernyataan Irak yang tak akan bergabung dalam kesepakatan pemangkasan produksi juga akan berpengaruh besar pada harga minyak dunia pekan ini.