BI Turunkan Bunga Deposito

BI Turunkan Bunga Deposito

BI Turunkan Bunga Deposito

Bank Indonesia (BI) tercatat hingga akhir ini telah beberapa kali melaksanakan pelonggaran kebijakan moneter terkait suku bunga dengan menurunkan suku bunga acuannya sampai sekarang ini berada di titik level 5%.

Penurunan suku bunga acuan dari BI Rate menjadi BI 7 Days Repo Rate terjadi pada Agustus lalu juga bermaksud untuk mendongkrak pertumbuhan kredit yang mungkin juga akan berimbas kepada pertumbuhan ekonomi tanah air.

Tetapi, tindakan BI dalam melonggarkan kebijakan moneter tersebut tidak serta merta diikuti dengan penurunan tingkat suku bunga di perbankan yang cepat. Masih banyak bank yang melaksanakan penyesuaian likuiditas internal di mana pada tahun ini banyak bank yang sedang melunasi utang valuta asing.

BI mencatat penurunan suku bunga deposito bank di Indonesia mengalami penurunan yang cukup cepat, yakni sebesar 100 basis poin (bps) ke level 6,94%. Penurunan ini berlangsung per Januari-Agustus tahun 2016 ini.

“Penurunan suku bunga deposito semakin cepat. Anjlok 100 basis poin menjadi 6,94% sepanjang tahun ini,” kata Yoga Affandi selaku Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI dikutip detik, Sabtu (24/9/2016).

Sementara penurunan suku bunga kredit masih belum banyak mengalami penurunan semenjak awal 2016. BI mendata penurunan suku bunga kredit di Indonesia baru mengalami penurunan 52 bps ke titik level 12,31%.

“Suku bunga kredit merosot semakin lambat, 52 basis poin per Agustus 2016 menjadi 12,31%,” ucap Yoga.

Akhirnya pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di bank per Agustus 2016 tumbuh menjadi 5,6%. Akhirnya pertumbuhan kredit sampai Agustus kemarin tercatat sebesar 6,8% atau masih di bawah target di kisaran 7-9% sampai akhir tahun 2016.