3 Bank Plat Merah Berhasil Himpun Dana Repatriasi Rp 38,61 Triliun

APIP.BIZ, Amnesty Pajak – Sebanyak 3 bank plat merah (BUMN) sukses menerima dana repatriasi dari pengikut amnesti pajak sejumlah Rp 38,61 triliun. Dari pendanaan tersebut, mayoritas masih ditempatkan dalam bentuk deposito.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rohan Hafas memaparkan, sampai 27 Februari 2017, total dana tebusan yang masuk lewat Bank Mandiri capai Rp 16,3 triliun dari total 148.493 wajib pajak. Sedangkan dana repatriasi yang terkumpul capai Rp 26,8 triliun dari 986 wajib pajak.

“Dari semua dana repatriasi yang ditempatkan di berbagai instrumen Investasi Mandiri Group yakni sejumlah Rp 12,4 triliun,” kata Rohan kepada Investor Daily, Selasa (28/2/2017).

Lebih lanjut dia menerangkan, peserta amnesti pajak semakin banyak menempatkan dana repatriasi dalam jenis tabungan, giro, dan deposito diperkirakan capai Rp 9,6 triliun. Sementara Rp 2,8 triliun yang lainnya dalam model obligasi, saham, reksa dana, dan investasi lainnya.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Kiryanto membeberkan, sampai 27 Februari 2017, BNI sudah menerima total dana tebusan berkisar Rp 9 triliun melalui lebih dari 120 ribu peserta amnesti pajak.

[ Baca Juga: Investasi Sekuritas Terbaik di Indonesia ]

BNI juga sudah menghimpun dana repatriasi sejumlah Rp 11,23 triliun melalui lebih dari 300 aktivitas pembukaan rekening khusus atas pengalihan uang repatriasi dari luar wilayah Indonesia untuk diinvestasikan ke dalam negeri.

Kiryanto memaparkan, BNI menolong sepenuhnya program amnesti pajak dan perlu terus mengawalnya sampai nanti berakhir pada 31 Maret 2017. “Sepanjang program tersebut berjalan, BNI senantiasa melaksanakan edukasi kepada masyarakat, khususnya nasabah, untuk berpartisipasi aktif dalam program amnesti pajak,” tambah dia.

Dana repatriasi yang terhimpun BNI lalu diinvestasikan melalui berbagai produk finansial, baik di BNI atau perusahaan anak BNI sendiri. Dana repatriasi tersebut ditanamkan ke dalam jenis tabungan, giro, dan deposito.

Beberapa peserta amnesti pajak juga menanamkan modalnya pada produk BNI Taplus Bisnis yang merupakan produk simpanan khusus bagi pelaku usaha. Tidak cuma itu, ditanamkan pula pada produk-produk wealth management, yakni Emerald Saving.

“Ini merupakan bagian dari isyarat adanya iktikad baik untuk memutar uang repatriasi tersebut ke dunia usaha,” tutur dia. Di sisi lain, Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Iman Nugroho Soeko menegaskan, capai 24 Februari 2017, dana tebusan yang masuk capai Rp 469,5 miliar oleh 4.461 peserta amnesti pajak.

Sedangkan dana repatriasi yang berhasil dihimpun Rp 580,1 miliar dengan potensi yang akan masuk lagi Rp 227 miliar. “Penempatan dana repatriasi masih banyak di deposito,” kata dia